Kualitas Pemeliharaan Alun2 Dipertanyakan - GROBOGAN TOP NEWS

Kualitas Pemeliharaan Alun2 Dipertanyakan


GROBOGAN (Top News) – Kualitas pekerjaan pemeliharaan proyek revitalisasi Alun-alun Purwodadi, Grobogan, Jateng,  dipertakan banyak pihak. Sebab adukan yang digunakan untuk menambal lantai  pejalan kaki tidak didapat dari redimix, tetapi dari hasil adukan manual.  Dikhawatirkan tambalan itu rusak lagi bila diguyur hujan. Bahkan pecah bila terkena terik matahari.
‘’Masa proyek senilai Rp 10,3 miliar ditangani dengan cara manual,’’ kata beberapa warga Purwodadi, Grobogan, Jateng, Sabtu (27/5/2017). Mereka mengaku prihatin dengan pekerjaan pemeliharaan tersebut.  Selain tidak memperhatikan segi kualitas, juga tidak melibatkan tenaga professional di bidangnya. Sepintas kesannya penambalan itu terkesan formalitas dan asal jadi.
Mereka mengatakan, dalam hal ini, Dinas Perumahan Rakyat selaku Penanggungjawab, PPKom dan PPTK Proyek Revitalisasi Alun-alun Purwodadi salah besar. Karena membiarkan pekerjaan itu berjalan tanpa pengawasan.
‘’Seharusnya sebelum dipasang, jajaran dinas itu cek kualitas adukan dan cara mengaduknya. Bila tak sesuai dengan kualitas yang dipersyaratkan langsung ditolak,’’ kata Jamin (40), warga Purwodadi.
Melihat kualiatas pekerjaannya seperti itu, dia dan kawan-kawannya memaklumi bila Bupati Grobogan Sri Sumarni, DPRD dan masyarakat daerah ini menolak hasil akhir pekerjaan tersebut., dan kemudian melaporkannya ke BPK.
BPK Perwakilan Yogyakarta sudah turun mengaudit proyek revitalisasi Alun-alun Purwodadi yang menghebohkan masyarakat daerah itu.  Namun sampai kemarin laporan hasil pemeriksaan (LHP) belum diserahkan ke Pemkab Grobogan. Diduga pihak BPK masih menghitung nilai kerugian dari sub-sub pekerjaan revitalisasi tersebut.
‘’Masyarakat awam saja bisa menilai hasil akhir proyek revitalisasi Alun-alun Purwodadi itu, super jelek dan merugikan daerah dalam jumlah besar. Masa BPK berani merekomendasikan opini tanpa kesalahan,’’ kata Jamin.
Bila hal itu terjadi, katanya, masyarakat Purwodadi, dipastikan akan bereaksi keras. Paling tidak nglabrak ke BPK, demo seperti halnya reaksi penanganan proyek Jalan R Suprapto Purwodadi yang aspalnya banyak mengelupas itu. 
PPKom Joni Sarjono mengatakan, pemeliharaan proyek revitalisasi Alun-alun itu, masih berlangsung. Bila kedapatan kualitas ekerjaannya jelek, pihaknya langsung meminta PT Aditya Mulya Pratama Wonosobo membongkar dan mengganti dengan material yang berkualitas.  Proses pemeliharaan itu akan berlangsung sampai Juni 2017. (syam/TN)
Kualitas Pemeliharaan Alun2 Dipertanyakan Kualitas Pemeliharaan Alun2 Dipertanyakan Reviewed by samsul huda on May 27, 2017 Rating: 5

No comments

Post AD