Pasar Unggas Dibangun Jadi Satu Dengan Pasar Pagi di Jalan Gajah Mada TA. 2018 - GROBOGAN TOP NEWS

Pasar Unggas Dibangun Jadi Satu Dengan Pasar Pagi di Jalan Gajah Mada TA. 2018


GROBOGAN (TopNews) – Pasar Unggas di Jalan R Soeprapto Purwodadi, Grobogan (Jateng), rencanya akan direlokasi  di Jalan Gajah Mada, menjadi satu dengan  pasar pagi. Sebelumnya pasar unggas itu  akan dipindah ke Jalan Bupati Sunarto, Nglejok, Purwodadi. Karena di tempat itu, sudah dibangunkan pasar unggas yang lebih representatif. Namun para pedagang pasar unggas pada Bupati Grobogan Sri Sumarni menyatakan keberatan dengan alasan jauh dari jangkauan pembeli.
‘’Tahun anggaran 2018 pasar unggas itu akan dimulai pelaksanaannya,’’ kata Kepala Disperindag Kabupaten Grobogan Karsono di Purwodadi, Jumat(29/9/2017).  Ia mengatakan, kepastian mengenai lokasi pasar unggas itu sudah final. Bahkan anggarannya sebesar Rp 10 miliar lebih sudah diajukan ke Kementerian Perdagangan RI.
Meski demikian APBD 2018 juga akan mengalokasikan anggaran minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 4 miliar untuk pasar unggas itu. Bila angaran dari Kementerian Perdagangan turun, maka anggaran APBD untuk pasar tersebut bersifat pendampingan, yaitu sekitar Rp 1 miliar.
Dengan demikian anggaran yang dialokasikan Rp 4 miliar didrop dan kemudian diganti dengan anggaran pendampingan.  Ia menegaskan lagi, bahwa pembangunan pasar baru relokasi pasar unggas Glendoh di Jalan R Soeprapto Purwodadi sudah dalam pembahasan. Lokasinya dipilih jadi satu dengan pasar pasar agro di Jalan Gajah Mada Purwodadi.
‘’Kebetulan di pasar itu masih ada sisa tanah yang cukup untuk pasar unggas. Bahkan lokasinya sudah dalam keadaan dihuruk, ” ujar Karsono. Relokasi pasar Glendoh katanya, merupakan salah satu upaya Pemkab Grobogan menata kawasan kota bebas dari pedagang kaki lima (PKL). Rencananya Jalan R. Soeprapto Purwodadi akan dijadikan kawasan bebas PKL.
 “Sejumlah PKL yang menjajakan barang dagangannya di jalan itu, nantinya direlokasi jadi satu. Untuk kuliner akan ditempatkan di pusat oleh-oleh dan kuliner di bekas koplak dokar,” kata Karsono.
Pasar unggas di Jalan Bupati Sunarto, Dusun Nglejok, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi , tiga tahun mangkrak. Karena sejak selesai dibangun tahun 2014, tidak digunakan hingga sekarang. Pasar itu dibangun dengan dana APBD 2014 sebesar Rp 4,1 miliar.
Beberapa bagian pasar itu kini dalam keadaan rusak dan beberapa sudut temboknya retak akibat tak dirawat. Rencananya pasar tersebut akan digunakan untuk pedagang pasar burung , dan ikan hias yang kini menempati jalan barat GOR Simpanglima Purwodadi. (syam/TN)
Pasar Unggas Dibangun Jadi Satu Dengan Pasar Pagi di Jalan Gajah Mada TA. 2018 Pasar Unggas Dibangun Jadi Satu Dengan Pasar Pagi  di Jalan Gajah Mada TA. 2018 Reviewed by samsul huda on September 29, 2017 Rating: 5

No comments

Post AD