Petani Gagal Tolak Impor Beras, 346 Ribu Ton Dari Vietnam Segera Didatangkan - GROBOGAN TOP NEWS

Petani Gagal Tolak Impor Beras, 346 Ribu Ton Dari Vietnam Segera Didatangkan


GROBOGAN (TopNews) -  Desakan petani di Kabupaten Grobogan dan daerah lainnya tentang penolakan impor beras ke Vietnam dan Thailan sebanyak 500.000 ton, gagal. Sebab pemerintah melalui Perum Bulog telah melelangkan impor itu kepada eksportir negara-negara produsen.
Bahkan importir dari Negara Vietnam yang memenangkan tender itu, telah menyatakan kesiapannya mengirimkan beras medium ke Indonesia sebanyak 346.000 ton. Rencananya minggu kedua Bulan Februari, beras impor tersebut mulai datang ke tanah air.
Komisi IV DPR RI yang berkompeten mengawasi pangan nasional, ikut prihatin atas kebijakan itu. Karena impor beras dalam jumlah besar itu, dilakukan saat Jabar, Jateng, Jatim, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi dan daerah-daerah sentra padi lainnya tengah panen raya.
‘’Sekarang kita cuma bisa berharap kalau gabah petani anjlok akibat impor itu, Perum Bulog dan Tim Pengendali Harga di setiap daerah bertindak cepat. Yaitu mengamankan dengan membeli langsung ke petani sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) Rp 3.700/kg,’’ kata Mardi (50), petani Penawangan, Grobogan, Jateng, di Purwodadi, Kamis (25/1/2018) sore kemarin.
Ia mengatakan, pembelian itu, tidak perlu mensyaratkan dengan pembatasan kadar air (KA) 25 %, kotoran 20 % dan lainnya. Yang penting fleksible seperti perintah Menteri Pertanian (Permen) Amran Sulaiman No. 3/2017 tentang pedoman pembelian harga gabah dan beras petani. Dengan pedoman itu, gabah dengan kadar air tinggi hingga 30 % tetap harus dibeli Bulog dengan HPP 3.700/kg.
Meski demikian Bulog belum tentu mendapatkan barang seperti yang ditargetkan. Karena tanaman padi yang siap panen umumnya sudah dipanjari penebas jauh-jauh hari. Tahun lalu, katanya, Tim Satgas Bulog dibantu Tim Serap Gabah (Sergap) Dinas Pertanian gagal menyerap gabah petani dalam jumlah besar. Sebab tanaman padi yang siap panen sudah terbeli dengan sistem panjar oleh para penebas.
‘’Bertahun-tahun pola itu dilakukan penebas, tetapi Bulog tetap tak mampu menandingi. Lebih-lebih mengalahkan. Akibatnya petani yang merugi karena gabahnya laku rendah,’’ kata Mardi.
Untuk mengantisipasi hal itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman ketika panen padi di Grobogan minta Bulog siap-siap mengamankan harga gabah di tingkat petani bila terancam jatuh akibat meluasnya panen raya yang bersamaan dengan daerah-daerah sentra tanaman padi lainnya. (syam/TN)

Petani Gagal Tolak Impor Beras, 346 Ribu Ton Dari Vietnam Segera Didatangkan Petani Gagal Tolak Impor Beras, 346 Ribu Ton Dari Vietnam Segera Didatangkan Reviewed by samsul huda on January 25, 2018 Rating: 5

No comments

Post AD