Terungkap Pengelolaan Dana Desa Jetaksari Tidak Melibatkan Masyarakat - GROBOGAN TOP NEWS

Terungkap Pengelolaan Dana Desa Jetaksari Tidak Melibatkan Masyarakat


GROBOGAN (Top News) – Pengelolaan dana desa di Desa Jetaksari, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, tidak melibatkan masyarakat. Sehingga masyarakat tidak mengetahui titik jalan mana saja yang tengah dibangun dengan menggunakan dana desa tahun 2017.
Demikian terungkap dalam pertemuan Badan Pengawas Desa (BPD), Bapermas Kecamatan Pulokulon, Bapermas Kabupaten dengan Kepala Desa Jetaksari Ahmad Nur Solikhin di Balai Desa Jetaksari, Senin (28/8/2017).
Supriyono, tokoh masyarakat mengatakan, desa tidak terbuka dalam mengelola dana desa. Warga sama sekali tidak dilibatkan dalam perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasan. Bahkan tidak ada akses yang dapat diperoleh warga untuk mengetahui informasi tentang pengelolaan dana desa.
“Kami sudah bertanya kepada BPD, namun BPD tidak bisa memberikan penjelasan. Karenanya, harus ada infografis di beberapa titik yang  bisa kita lihat,” kata Supriyono.
Prihantono Sunar, Tenaga Teknis dari Bapermas mengatakan, Warga harus dilibatkan dalam mengelola dana desa mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan. Pemerintah Desa (Pemdes) diminta proaktif memberikan informasi kepada warganya.
“Tidak bisa dana desa dikelola dengan umpet-umpetan. Harus terbuka di hadapan masyarakat. Di Jetaksari katanya, warga telah aktif dalam pengawasan penggunaan dana desa. Untuk infografis, seharusnya pihak desa menyediakan. Saat ini kepala dinas membuat kebijakan, jika tidak memasang infografis maka dana desa tidak akan dicairkan.
Sementara itu, BPD Jetaksari khawatir dana desa tahap II tidak dapat cair karena belum ada realisasi penggunaan dana desa tahap I. Itu sebabnya BPD bersama tokoh masyarakat mendatangi Kades Jetaksaari di balai desa. Dari 4 titik yang dibangun menggunakan dana desa tahap I, baru satu titik yang sudah selesai, satu titik baru saja mulai dan dua titik yang lain belum ada aktifitas.
“Kita sampaikan aspirasi masyarakat tentang dana desa tahap I, sudah cair kenapa belum ada realisasi. Seharusnya tanggal 25 Agustus sudah laporan untuk pencairan dana desa tahap II, jadi warga khawatir dana desa tidak cair. Makanya kami undang dari kecamatan, Bapermas dan kepala desa untuk menjembatani,” kata Ketua BPD Jetaksari Ririn Puji Dwi Haryani.
Kades Jetaksari Ahmad Nur Solikin menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan penggunaan dana desa tahap I. Ia berjanji akan segera menyelesaikan seluruh proyek yang belum dikerjakan. Pencairan dana desa tahap I katanya mepet, sebelum lebaran kemarin baru cair. Jadi menurutnya terjadi keterlambatan.
Ia menambahkan, akan lebih terbuka tentang pemanfaatan dana desa. Sesegera mungkin ia akan membuat infografis yang bisa menjadi akses informasi untuk warga. Rencananya dua hari pasca pertemuan ini,  infografis itu akan segera direalisasikan.
Keterlambatan  penggunaan dana desa tahap I ini diduga karena intervensi kades terhadap penyedia barang agar mengirim material di satu titik hingga proyek selesai, baru mengirim ke titik yang lain. “Permasalahan yang terjadi sudah diketahui. Yang penting sekarang pihak penyedia barang segera mengirim material ke titik yang akan dibangun. TPK harus segera bekerja dan Kades terbuka dalam mengelola dana desa,” kata Kamal, Bapermas Kecamatan Pulokulon. (syam/TN)

Terungkap Pengelolaan Dana Desa Jetaksari Tidak Melibatkan Masyarakat Terungkap Pengelolaan Dana Desa Jetaksari Tidak Melibatkan Masyarakat Reviewed by samsul huda on August 28, 2017 Rating: 5

No comments

Post AD